Jumat, 27 Januari 2017

Cinta Bahasa Arab


Bagi Aini Ulfiana, mempelajari bahasa Arab membawa kenikmatan tersendiri."Sejak dari pondok, saya sudah jatuh cinta dengan bahasa Arab," tutur alumnus Pondok Pesantren Darus Sholah, Jember ini.

Karena kecintaannya terhadap bahasa Arab, selepas Madrasah Aliyah, gadis yang biasa dipanggil Aini ini tidak ragu untuk memilih kuliah di program studi Pendidikan Bahasa Arab di IAIN Jember.


Ingin Menjadi Guru Bahasa Arab

"Karena di sini satu-satunya kampus negeri di Jember yang punya jurusan bahasa Arab,"ujar gadis asli Ajung, Jember ini.

Di kampus yang berlokasi di kawasan Mangli itu, Aini bersama rekan-rekannya sejak awal kuliah sudah dibiasakan untuk berkomunikasi keseharian dengan menggunakan bahasa Arab. Dengan demikian, mereka bisa mempraktekkan bahasa Arab yang selama ini mereka pelajari.

Menurut Aini, mempelajari bahasa Arab memiliki nilai lebih."Sebab bahasa Arab itu adalah kunci untuk mempelajari agama," Kata mahasiswi yang juga aktif di Himpunan Mahasiswa Program Studi(HMPS) Pendidikan Bahasa Arab ini.

Sebagai mahasiswi jurusan pendidikan, Aini bercita-cita menjadi guru bahasa Arab yang profesional. Meski demikian, Aini juga berencana menjadi pengusaha."Jadi guru itu sebagai pengabdian, untuk hidup dari bisnis" kata mahasiswi semester 5 ini.

Selepas kuliah nanti, Aini berkeinginan menjadi pengusaha kuliner. Untuk itu, Sejak awal dia sudah memcoba beberapa masakan." Kalau untuk saat ini, saya usaha jualan tas dan perlengkapan makanan di kampus," tutur mahasiswi yang berulang tahun setiap 23 januari ini.

Lain bisnis dan kuliah, Aini juga senang terhadap jurnalistik. Untuk mengasah kemampuannya dalam bidang jurnalistik, saat ini ia aktif dalam sebuah penerbitan yang dikelolah organisasi ekstra kampus yang dia ikuti.

Sebagai seorang yang berlatar belakang santri, Aini bersyukur dengan pilihan orang tuanya untuk mendidik dia di pesantren." karena dari pesantren, kami bisa belajar ilmu agama sekaligus ilmu umum secara berimbang," Kata gadis berkacamata ini.

Selain itu, Aini merasa pengalaman hidup di pesantren membuatnya bisa belajar banyak untuk bersosialisasi dengan orang dari berbagai macam latar belakang." Di pesantren senang, bisa banyak temannya," Pungkas gadis ini seraya senyum manis.(mg2/c1/har)

Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 7 November 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar