Senin, 13 Maret 2017
Pendidikan Anak Usia Dini
DHINAR Hastuti Kusumawardhani memulai kariernya menjadi guru Pelita Hati pada tahun 2010 lalu. Baginya, pilihan itu pas karena merupakan satu-satunya sekolah foermal di jember yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi.
Ingin Jadi Guru Seni
FILM kartun semestinya tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak, tapi juga untuk media pembelajaran. Itulah salah satu kesimpulan yang diambil Gita Andini Bawano saat menulis skripsi beberapa lalu.
Sabtu, 11 Maret 2017
Beramal Tak Butuh Biaya
MEMBANTU masyarakat miskin, tidak harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi. Menjadi fasilitator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), ternyata juga mampu beramal. Seperti yang dilakukan Titik Rahayu.
Antara Vespa dan Fotografi
BAGI Adelina Firdaus maka tidak akan bisa memisahkan antara fotografi dan vespa. Karena keduanya sudah menjadi bagian hidupnya.
Jumat, 10 Maret 2017
Ibu Jadi Inspirasi Terbesar
Kelola Sanggar Tari
Kamis, 09 Maret 2017
Tetap Semangat
Jaga Performa
USIA boleh menua. Namun penampilan harus tetap dijaga. Seperti yang dilakukan Lilik Setyaningsih. Meski dia sudah berumur 46 tahun, dia selalu menjaga penampilan supaya tetap enak dipandang.
Rabu, 08 Maret 2017
Peduli Harapan Ayah
BEKERJA di lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah, menjadi kepuasan tersendiri bagi Nurul Fatimah.
"Apalagi di posisiku saat ini, sesuai dengan kerakterku yang suka berkomunikasi dengan berbagai macam karakter orang,"tutur customer service di salah satu bank syariah yang ada di Jember ini.
Mental Peduli Sosial
MELIHAT banyak masyarakat dengan berbagai kondisi membuat jiwa sosial Rosalina Handayani Koestanto semakin besar.
Ikut Relawan di Basarnas
Sebab, dengan demikian dirinya bisa belajar banyak hal mengenai kehidupan masyarakat di sekitarnya.Selasa, 07 Maret 2017
Berprofesi di GenBI
VANIA Bella Rinandya belajar banyak hal dari komunikasi Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jember. Dia dituntut untuk menjadi generasi bangasa yang berinovasi dan berprestasi. Sehingga bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan negara.
Antara Manik dan Senam
BAGI Titik Fadriah, kerajinan manik-manik dengan dunia senam adalah dua hal yang sulit terpisahkan.
Potensi Besar di Kerajinan Manik
Keduanya sudah menjadi bagian perempuan asal Mayang ini, dalam beberapa waktu terakhir."Menjadi pengrajin manik-manik, karena suka,"ucap perempuan kelahiran Jember 26 Maret 1980 silam ini.
Senin, 06 Maret 2017
Garap Album Pandhalungan

ELVIRA Yulia Wastu Kirana lahir di tengah-tengah keluarga yang hobi menyanyi. Kedua orang tuanya gemar menyanyi semenjak muda. Tak heran jika perempuan yang bisa disapa Vira ini memiliki hobi serupa.
Bercita-cita Menjadi Polwan
Sejak kecil dia kerap terlibat dalam penjurian minat bakat bernyanyi. Ia juga sempat menjadi juara tiga di acara musik yang diadakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Waktu itu dia sedang kelas 2 SMP.Tekuni Seni Fotografi
Sabtu, 04 Maret 2017
Iseng-Iseng Bikin Film

BELAJAR mengenai multimedia membuat Alfiatur Rohman semakin menemukan passion di bidang fotografi dan videografi. Dia juga tak ingin setengah-setengah mendalami ilmu yang saat ini dia pelajari di sekolahnya.
Siswi kelas XI Multimedia 1 SMKN 6 Jember ini memang masih belum lama mempelajari multimedia.
Melukis Sejak Kecil

RISKA Abadi sudah mulai mengenal dunia lukis sejak masih berumur tiga tahun. Bakat tersebut diturunkan oleh kakeknya yang juga sebagai pelukis. Sehingga, melukis sudah menjadi kegiatan rutin dalam hidupnya.
Hobi Lain, Desain Baju
"Saya tidak pernah les melukis, tetapi hasil dari bimbingan kakek dan otodidak,"kata Perempuan berusia 21 tahun tersebut pada Jawa Pos Radar Jember. Menurut dia, karena sudah senang menggambar. Tiada hari yang terlewati tanpa menghadap kertas. Bahkan, buku gambar selalu ada di meja belajarnya.Jumat, 03 Maret 2017
Bikin Produk Alami
BEREKSPERIMEN untuk menciptakan produk makanan dan minuman baru merupakan keseharian Faridatul Khasanah. Namun, farida masih ingin menciptakan produk makanan yang alami dari bahan organik.
Tak Ingin Hanya Bereksperimen
"Sekarangkan semua kembali ke organik. Saya ingin membuat makanan dengan cita rasa alami tanpa bahan pengawet,"ucap perempuan berjilbab kelahiran Bondowoso, 8 februari 1994 silam ini.Suka Kerja Bank
Kamis, 02 Maret 2017
Antara TKJ dan Bahasa

MENIMBA ilmu di jurusan pendidikan Bahasa dan Sasta Indonesia dirasa sudah menjadi pilihan yang tepat bagi Tri Wulandari.
Aktif Belajar Sukarela di Antirogo
"Karena saya sejak sekolah juga sudah suka pelajaran bahasa Indonesia," ujar gadis yang akrab disapa Wulan ini. Keinginan menjadi guru bahasa Indonesia itu semakin betambah setelah melihat salah satu saudaranya menjadi guru bahasa Indonesia.Prima Melayani Nasabah
PENGALAMAN di bidang marketing selama lebih dari lima tahun membuat Catur Indah Noviana paham benar bagaimana cara meningkatkan loyalitas pelanggan. Tak heran jenjang kariernya semakin menanjak hingga akhirnya dirinya bisa berada posisinnya saat ini.
Wanita berhijab ini kini menjalani kesibukannya sebagai Cash Office Head Bank BTN Kantor Kas Unej. Sebagai seseorang yang aktif di instansi perbankan, dia selalu mengutamakan kualitas interaksi dengan pelanggan.
Rabu, 01 Maret 2017
Prioritas Asuh Anak

TRIAS Setyowati memilikiperhatian tinggi terhadap tumbuh kembang anak-anaknya. Meski sibuk kuliah dan menjadi dosen di Unmuh Jember, dia enggan jika anaknya diasuh orang lain.
Enggan Serahkan Pengasuhan Anak ke Orang Lain
Menurut dia, hanya seorang ibu yang bisa mengasuh anak dengan balutan kasih sayang. Sebaliknya, pengasuh dari luar, bagaimanapun profesionalnya, tetap dilandasi materi.Peduli Kesehatan Tubuh
LAILA Kumara Romadhani mulai menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Yakni setelah kedua orang tuanya sakit.
Sempat mengisi Les Matematika
Dia harus merawat keduanya dengan segala keterbatasan pengetahuan.Selasa, 28 Februari 2017
Bisnis Karikartun

MENEKUNI bisnis berdasarkan pssion menjadi keasyikan tersendiri bagi Farah Aini Astuti. Semula, perempuan yang akrab disapa farah ini mulai menekuni fashion sejak Desember 2013.
Kenalkan Produk Via Media Sosial
"Saya usaha bertiga bareng teman. Konsep kami melakukan re-desain baju lama menjadi fresh dan modis," ujar Farah.Manajemen Rangkul Semua

MENJADI Manajer Bidang Pelayanan Medis RSU Kaliwates Jember di usia muda tidak membuat dr. Martha Nurani Putri sombong.
Tak Malu Bertanya dan Belajar
Bahkan dirinya lebih memilih untuk merangkul semua pihak. BUkan hanya senior junior, namun juga seluruh pihak yang berperan untuk bersama memajukan rumah sakit.Senin, 27 Februari 2017
Resign untuk Wirausaha

BEKERJA di perusahaan bonafit menjadi impian banyak orang. Namun, berbeda dengan Ayu Dayani Septia Hapsari. Dia memilih resign dari pekerjaannya sebagai karyawan bank untuk menjadi wirausahawan.
Sukses Bisnis Tak Diukur dari Usia
Sarjana Teknologi Industri Pertanian IPB Bogor itu mengaku lebih enjoy menekuni usaha kecil yang dirintisnya .Apalagi, dia bisa pulang ke kampung dan tinggal bareng keluarganya di Perum Tegal Besar Permai 1 AD 16 Jember.Pentingnya Kualitas Produk

SEBAGAI salah satu penanggung jawab di bidang produksi hilir, Dwi Puji Astutik bertanggung jawab penuh akan kualitas produk yang dihasilkan dari divisinya.
Berusaha Agar Produk Selesai Tepat Waktu
Terlebih lagi produk kopi dan cokelat tersebut tidak hanya dipasarkan di kawasan Jember saja, tetapi juga diluar daerah, bahkan ke mancanegara.Sabtu, 25 Februari 2017
Gali POtensi Diri
Senang Bertemu Banyak Orang

SUPEL. Adalah kesan pertama saat bertemu dengan cewek Khusna Ismiya Yanuasari. Pembawaannya yang supel dengan siapa pun membuat setiap orang yang berinteraksi dengannya menjadi nyaman.
Sedang Merampungkan Studi S2
Karakter itu sudah dimiliki sejak kecil. Praktis, Miya, sapaan akrabnya, mudah bergaul dengan siapa pun. Hingga akhirnya, sarjana pertanian dari Universitas Jember ini memilih berkarir sebagai agen pemasaran sebuah produk nutrisi.Jumat, 24 Februari 2017
Fokus Jadi Pengajar

MINATNYA pada kegiatan mengajar, mengiring perempuan bernama lengkap Sari Mustika Tripada ini untuk memilih melanjutkan studi ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa Indonesia Universitas Jember. Sari, sapaanya, mengaku sudah semenjak SD membayangkan suatu saat ingin menjadi guru.
Mulanya, dia berharap ingin jadi guru Matematika. Namun, nasib lebih mengarahkan Sari untuk belajar Bahasa Indonesia, kendati masih dalam fakultas yang sama.
Kuliah Sambil Bisnis
PADATNYA jam kuliah di Fakultas Tarbiah dan Keguruan IAIN Jember tak membuat Ayu Rahmatillah lelah untuk belajar bisnis. Baginya, belajar mandiri harus dilakukan sejak dini.Ingin Jadi Seorang Guru
Sehingga, ketika sudah lulus memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan.Perempuan kelahiran 6 Februari 1995 tersebut mulai belajar bisnis online sejak dua tahun lalu.Dia didorong oleh kedua orang tuanya agar tidak gensi untuk memulai bisnis. "Apalagi sekarang, lapangan kerja sangat minim," katanya pada Jawa Pos Radar Jember.
Kamis, 23 Februari 2017
Tekuni Fashion
SAAT ini, makin banyak anak muda yang terjun berwirausaha di industri kreatif. Kondisi ini dinilai Winda Adriani Mansyur, 25, sebagai pertanda bahwa industrikreatif kian prospek di masa depan.Lebih Suka Pakai Busana Simpel
Selain didukung perkembangan sosial media, juga komitmen dukungan pemerintah juga sepertinya cukup baik," tutur alumnus Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada ini.Winda memiliki rencana untuk suatu saat nanti bisa membuka usaha sesuai passion-nya, di bidang fashion." Target aku, 5 tahun ke depan, pingin bisnis butik," ujarnya perempuan kelahiran poso, Sulawesi Tengah.
Belajar Model
MENGEJAR cita-cita butuh persiapan. Berlatih, menjadi salah satu caranya. Seperti Nurlita Maghfiroh Ramadhani, yang sejak kecil ingin menjadi seorang pramugari. Supaya mampu mewujudkan cita-citanya, dia pun rajin berlatih performa di sekolah model.
Pelatih Privat dari Ibu Sendiri
Anak kedua pasangan suami istri Tatik Karyadi dan Zainuri Kamal itu rupanya memiliki cita-cita yang sama dengan ibunya. Namun sang ibu, gagal mewujudkan cita-citanya karena performa. Supaya kegagalan ibunya tak terulang padanya, dia pun giat berlatih menutupi kelemahannya.Rabu, 22 Februari 2017
Asik Jadi Barista
TIDAK ada batasan gender untuk menjadi peracik kopi profesional, yang disebut berista.Meski perempuan, bukan berarti kalah kemampuan. Begitu yang disampaikan barista muda, Marcellina Wahyu
Mudah Cari Biji Kopi Berkualitas
Perempuan asli Jember yang lahir 2 September 1993 itu mengaku baru kenal kopi sejak setahun silam. Mengenalnya pun terpaksa.Karena saat itu, dia butuh kerja."Saya kerja di kafe. Karena diberi tugas meracik kopi, mau tidak mau saya harus belajar," aku mahasiswa semester akhir di Fakultas Ekonomi, Universitas Jember.Peduli Petani Tembakau
BANYAK cara yang dilakukan Cristy Antika untuk meningkatkan kesadarana masyarakat akan kesejahteraan petani tembakau di Jember. Salah satunya dengan memberikan berbagai informasi mengenai manfaat tembakau selain rokok.
Kampanye Tolak Anti Tembakau
Sudah sejak 2014 laul, mahasisiwi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember ini prihatin dengan kesejahteraan petani tembakau yang semakin lama semakin tertumpuk. Hal ini disebabkan kuantitas tembakau yang semakin menurun setiap tahunya. "Bahkan tahun 2016 ini nilai ekspor tembakau menurun drastis," ujarnya.Selasa, 21 Februari 2017
Keluarga Pebisnis
STATUSNYA sebagai ibu rumah tangga tak membuat Yuli Kristina, menghabiskan banyak waktunya di rumah. Kerja keras sudah identik dengan kehidupannya.
Tularkan Bisnis ke Anak
Liburan untuk Keluarga
MEMASUKI masa libur panjang anak sekolah,Haryana Dwi Susanti tak bingung mencari tempat berlibur yang tepat bagi keluarganya.
Datangi Tempat-Tempst Wisata
Senin, 20 Februari 2017
Tertantang Liputan Hukum
BERPROFESIONAL menjadi jurnalis menjadi kenikmatan tersendiri bagi Gita Pratiwi." Asyik sih, bisa banyak teman dan pengalaman baru," tutur dara kelahiran 26 Maret 1996 ini.
Terbiasa Bekerja dengan Deadline
Meski baru menjalani profesi ini selama 7 bulan, Gita mengaku banyak mendapat pengalaman baru yang cukup berharga. Ia mengakui, profesi sebagai jurnalis memiliki banyak resiko, seperti jam kerja yang tidak teratur dan harus masuk kerja saat orang lain libur.
MANDIRI DENGAN BISNIS
ORCHITA siradj sudah merasakan hasil dari usaha yang dilakukannya. Yakni bisnis online pakaian sejak dua tahun yang lalu. Bahkan dirinya sudah tidak bergantung pada kedua orang tuanya. Karena memiliki penghasilan sendiri setiap bulan.
"Awalnya mulai berwirausaha karena ingin punya uang sendiri,"katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Sempat Rugi karena Tertipu
Sabtu, 18 Februari 2017
TERINSPIRASI ORANG TUA
MENJADI seorang polisi wanita (polwan), Fadillah Intan Pratama , banyak memperoleh pengalaman soal perempuan dan anak dalam perspektif hukum. Bahkan, dia merasa memiliki ilmu terapan baru, setelah ikut menangani kasus yang menimpa perempuan dan anak selama bertugas di Polsek Tanggul.
Perjuankan Perempuan
PRIHATIN dengan kekerasan yang kerap terjadi pada perempuan, Sri Sulistiyani tergerak untuk memperjuangkan hak kaum hawa tersebut.dia memilih untuk aktif dalam gerakan peduli perempuan(GPP) Jember. Tujuannya, untuk perempuan tidak hanya dijadikan warga kelas dua.
Bahkan, guru SMAN Balung Jember tersebut menjadi Ketua Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember.
Jumat, 17 Februari 2017
Jatuh Cinta Kepada Lingkungan
KENDATI masih tergolong muda, kepedulian Heni Nur Fitriana terhadap kondisi lingkungan dan sosial cukup tinggi.
Aktif Galang Dana untuk Duafa
Sejak duduk di bangku SMA, perempuan 21 tahun ini sudah terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan.Jadi Lebih Mandiri
SEBAGAI bungsu dan satu-satunya anak perempuan di keluarganya, tak heran jika setiap aktivitas Nawa Dahana Tribudi Ayu sangat didukung oleh orang tua dan ketiga kakak-kakaknya.
Jangan Ragu Tetap Fokus
Sempat saya berikan masukan sentuhan kemasan, tetapi saat itu dia seolah tidak menghiraukan saran saya sebagai pembimbingnya. Setelah beberapa waktu berjalan, impiannya tidak sesuai dengan kenyataan. Hingga kemarin dia memutuskan untuk mengundurkan diri.Kamis, 16 Februari 2017
SENANG BERBAHASA ARAB
BELAJAR bahasa asing ,akan terasa lebih efektif jika sering dipraktikkan. Itulah yang dirasakan Qurrotul Aini. "Karena belajar bahasa asing itu perlu banyak latihan. Baik latihan menulis,membaca, mendengar dan berbicara.paling penting adalah tidak boleh malu,"ujar mahasiswa Program studi pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Jember ini.
GEMAR BERMASYARAKAT
MENJADI seorang dosen yang mengajar di perguruan tinggi negeri menjadi impian semua orang. Namun bagi Prihatin Trirahayu Ningrum menjadi dosen tidak cukup hanya menghabiskan waktu di kampus.
Selasa, 14 Februari 2017
OBSESI JADI DOSEN

MENJADI tenaga pengajar diimpikan oleh Lailatul Maghfiroh,SE sampai sekarang.untuk itu,dia melanjutkan studinya di Pascarjana Fakultas Ekonomi Universitas Jember. sehingga impian tersebut terwujud.
Belajar Nulis Jadi Jurnal atau Artikel
"Melanjutkan S2 juga ingin merubah paradigma,bahwa perempuan tak identik harus di dapur,"katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Menurut dia,pendidikan penting bagi semua kalangan,terlebih perempuan sebagai pengasuh anak. Sehingga, Kecerdasan anak juga ditentukan oleh pendidikan seorang ibu. Untuk itu, perempuan jaman sekarang minimal menempuh pendidikan S1. Sehingga memiliki wawasan yang luas dan pergaulan yang luwes.Perempuan kelahiran Banyuwangi 17 Februari 1992 itu menambahkan,melalui pendidikan pengetahuan untuk mendidik orang lain semakin mudah.karena sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan.
BELAJAR MULTIMEDIA

BELAJAR multimedia menjadi kesyikan tersendiri bagi Ananda Tri Lintang." karena belajarnya menyenangakan, sesuai ekspresi hati," ujar remaja yang akrab disapa Nanda in
Merasa Fresh dengan Baca Komik
Karena itu, setelah lulus SLTP Nanda membulatkan jurusan multimedia di SMK.Nanda mengaku, keputusan untuk mengambil jurusan multimedia di buat dirinya sendiri tanpa desakan siapa pun." Selain itu, saya juga terinspirasi kakak kelas saya dulu yang sukses berkarir di dunia multimedia,"tutur putri pasangan Hari Susanto dan Anisa ini.
Selama dua tahun belajar multimedia di jenjang sekolah menengah, dirasakan Nanda sesuai dengan bakatnya selama ini.
Senin, 13 Februari 2017
KULIAH SAMBIL NYANTRI
BELAJAR agama di pesantren membuat Faida Ayu Febiyanti merasa nyaman. Sebab, banyak hal yang di dapatkan, terutama tentang ilmu agama dan kewirausahaan. Selain itu, dirinya di beri kebebasan untuk tetap aktif di organisasi.
Mengajar Plus Kasir
MENJALANI dua pekerjaan sekaligus bagi sebagai orang bukan pekerjaan ringan. Namun, hal dijalani Ulul Ma'rifah dengan suka hati. ya, perempuan kelahiran Jember 5 Juli 1994 ini menjalani dua pekerjaan sekaligus.
Sabtu, 11 Februari 2017
TERJUN LAGI KE BADMINTON
Riska Amalia mulai menekuni olahraga bulu tangkis sejak masih kelas 2 SD.Dia terinpirasi dari ayahnya yang juga pemain badminton. Dari sana, dia mulai mengasah kemampuannya hingga mengikuti berbagai event perlombaan
ENJOY JADI SEKRETARIS
BERKARIER sebagai sekretaris di sebuah bank BUMN menjadi sesuatu yang amat disyukuri oleh Ela Rosita Guesa. Di pekerjaan ini, Ela mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman baru.
Langganan:
Postingan (Atom)


































