Sabtu, 11 Maret 2017

Beramal Tak Butuh Biaya

MEMBANTU masyarakat miskin, tidak harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi. Menjadi fasilitator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), ternyata juga mampu beramal. Seperti yang dilakukan Titik Rahayu.


Aktif sebagai Penyuluh HIV/AIDS


Perempuan yang tinggal di Perumahan bUmi Mangli Permai, itu sudah sejak 2014 lalu bergabung menjadi anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Dinsos Jember. Di sana, dia mengaku bekerja. Namun hingga saat ini, dia blak-balakan tidak pernah menerima honorarium."Karena ini pekerjaan sosial,"katanya.

Bagi ibu tiga orang anak itu, menjadi PSM menghadirkan kepuasan tersendiri. Sebab tugas mendampingi 28 macam Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), membuat dirinya menjadi ,manusia yang bermanfaat. Terlebih, saat membantu orang miskin yang benar-benar butuh pertolongan.

Banyak cerita yang dialami perempuan asli Jember, yang lahir pada 21 Juli 1975 lalu itu selama bergabung menjadi PSM. Terlebih, saat ikut ,membantu membangun rumah warga miskin yang mulai nyaris roboh. Belum lagi ikut mengusulkan penerima bantuan sembako dari Dinsos Jember.

"Memang bangun rumah bukan pakai uang saya. Tapi saya puas karena telah memberinya jalan,"paparnya.

Baginya, pekerja team work membangun pondasi sosial masyarakat miskin, sudah dinilainya biasa. Sebab sejak kuliah, dia sudah dinilainya biasa. Sebab sejak kuliah, dia sudah dikenal aktif sebagai organisatoris."Saya memang suka berorganisasi,"imbuhnya.

Bahkan diakuinya, sebelum bergabung bersama Ikatan PSM Dinsos Jember, dirinya aktif sebagai penuluh HIV/AIDS."Bagi saya perjuangannya sama. Membantu orang yang butuh bantuan," pungkasnya. (rul/cl/hdi)

Sumber: Jawa Pos Radar Jember: 26 Januari 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar