Ikut Relawan di Basarnas
Sebab, dengan demikian dirinya bisa belajar banyak hal mengenai kehidupan masyarakat di sekitarnya.Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember ini tercatat aktif sebagai bagian dari tim SAR Organisasi Pecinta Alam (OPA) Universitas Jember. Dia kerap terlibat di berbagai kegiatan sosial khususnya penanganan bencana alam dan pencarian orang hilang,"ujarnya.
Selain aktif sebagai anggota pecinta alam, gadis yang akrab dipanggil Rosa ini juga sering terjun dalam aktivitas yang dilakukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) Jember dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. Di sinilah Rosa menemukan masyarakat dalam berbagai kondisi.
Sebagai seorang relawan, tak jarang gadis asal Kediri ini melihat sendiri kesusahan warga, misalnya pada saat membantu korban bencana alam. Hal tersebut membuat dirinya lebih menghargai hidup."Rasanya seperti ikut merasakan susah,"imbuhnya.
Lambat laun, jiwa kemanusiaan dan kepedulian sosilnya semakin besar. Semenjak bergabung dengan SAR OPA Unej, banyak manfaat yang telah dirasakan oleh Rosa."Mulai dari belajar bersama, ketemu banyak orang, mendapat teman baru, dan membantu masyarakat dalam berbagai hal,"lanjutnya.
Tergabung di organisasi yang bergerak di bidang sosial, Rosa juga belajar untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Dirinya juga belajar untuk lebih mandiri."Kalau ikut aktif di organisasi sosial, kita harus mandiri, jangan menguluh dan merepotkan orang lian saat aktivitas,"terang bungsu dari tiga bersaudara ini.
Beruntung, kampusnya melonggarkan aktivitas mahasiswa yang bergabung dalam organisasi pecinta alam. Rosa menuturkan, tim pecinta alam sering dipanggil oleh Basarnas atau BPBD untuk menjadi relawan."Kalau di Dekanat, ada kebijakan dispensasi apabila anggota PA dibutuhkan untuk menjadi anggota tim relawan,"ujarnya.
Karena itulah, gadis yang saat ini berdomisili di Jalan Brantas tersebut tak pernah menyesali sedikitpun keputusannya untuk bergabung sebagai relawan."Selain meningkatkan kepedulian sosial, juga belajar untuk memiliki pribadi yang tegas. Kalau masih ragu-ragu untuk menolong orang lain, lebih baik tidak usah berangkat,"pungkasnya.(lin/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember: 17 Januari 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar