LAILA Kumara Romadhani mulai menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Yakni setelah kedua orang tuanya sakit.
Sempat mengisi Les Matematika
Dia harus merawat keduanya dengan segala keterbatasan pengetahuan."Dari sana saya mulai belajar tentang kesehatan,"katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Pengalaman yang merubah hidupnya itu membuat Laila selalu menjaga kebugaran tubuh, yakni dengan menjaga kebugaran tubuh, yakni dengan menjaga pola makan dan tidur.
Menurut dia, penyakit bermula dari makanan. Jika tidak dijaga dengan baik, maka mudah sakit. Untuk itu, pola makan yang sehat harus diterapkan."Misal makan tiga kali sehari, tidur 6 sampai 8 jam,"tuturnya.
Makanan tiga kali sehari, kata alumni SMAN 4 Jember itu, bukan makan nasi. Namun, mengkonsumsi yang bernutrisi, misal buah."Selama ini menilai, kalau makan harus nasi. Padahal, semua yang masuk dalam perut adalah makanan,"tambahnya.
Pola makan harus dipahami dengan baik agar tidak mudah terserang penyakit. Contok, saat pagi hari tidak makan nasi goreng."Makan tiga kali sehari, pagi makan buah, siang nasi, dan malam juga tidak makan nasi, tetapi makanan yang menaikkan gula darah dengan lambat, seperti beras merah," jelasnya.
Ketika merawat kedua orang tuanya, kuliah perempuan kelahiran Jember, 9 Maret 1993 sempat tertunda. Karena tidak mudah mengatur pola makan yang sehat."Memasak makanan yang menyehatkan tidak mudah, harus belajar dulu,"paparnya.
Selain itu, Laila juga memberikan pemahaman pada orang tuanya untuk menjalani hidup yang sehat. Seperti tidak merokok dan menjaga jam tidur. Sehingga, bisa sehat dan tidak mudah terserang penyakit.
Laila rela kuliahnya di Jurusan Matematika FKIP Unej tertunda. Namun, dia terus memperjuangkan agar pendidikannya bisa selesai. Selain menyelesaikan tugas akhir, juga bekerja di rumah sehat.
"Dulu sempat ngisi les metematika, tapi karena waktu terbatas, ditinggal," aku perempuan berkacamata tersebut.
Sekarang, Laila ingin mengajak orang lain agar peduli dengan kesehatan tubuhnya. Ketika masih muda masih sehat, tetapi saat sudah tua baru terasa.
"Untuk itu, pola hidup sehat harus diterapkan sejak dini," pungkasnya. (gus/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 1 Januari 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar