
FERDIANA Agustin memang masih belum lama aktif di bidang modeling. Namun ini sudah menjadi passion-nya bahkan sejak didik di bangku sekolah menengah.
Beragam Konsep Jadi Tantangan Khusus
Meski belum punya banyak pengalaman, dirinya tak ragu untuk belajar dari senior yang lebih jago darinya.Alumnus SMKN 1 Jember ini baru aktif sebagai freelance model ketika duduk di kelas XII. Sebelumnya, menjadi model hanya dia dia lakukan untuk mengisi waktu luang di sela-sela aktivitas sekolahnya." Di kelas XII ini baru mulai banyak diminta untuk menjadi model freelance," tutur gadis yang akrab disapa Dian ini.
Setelah lulu7s pertahan tahun ini, Dian baru mulai serius dengan aktivitasnya sebagai model. Tak ada kelas khusus yang dia ikuti, hanya sekedar bimbingan dari senior yang di kenal." Ke mana-mana sama Mbak Gerna, salah satu model yang lebih dulu terjun di bidang yang sama," imbuhnya.
Even pertama yang dia ikuti adalah sesi pemotretan untuk brand salah satu kafe di wilayah kampus di Jember. Meskipun cukup grogi, bungsu dari dua bersaudara ini cukup atraktif dan memuaskan fotografer yang bertugas memotretnya.
Diana mengaku lebih sering menjadi model dengan gaya kasual, sebab konsep tersebut sesuai dengan karakterwajahnya. Menurut dia, tak semua model cocok dengan konsep penampilan tertentu." Misalnya saya, nggk terlalu cocok di karakter glamor. Bisa jadi model dengan konsep glamor, tetapi harus dengan make up yang tepat," paparnya.
Bukannya menyerah, beragam konsep tersebut menjaditantangan bagi Diana agar dirinya bisa menjadi model yang lebih profesional. Kesempatan tersebut membuat nya bisa menggali apa saja potensi yang ada dalam dirinya." Selain dapat job, jadi model juga menjadi sarana untuk belajar dan menambah teman," imbuhnya.
Saat ini gadis kelahiran 16 Agustus 1997 ini memang fokus pada aktivitasnya sebagai model. Namun jika nanti dia mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Diana mengaku akan mengutamakan kuliahnya terlebih dahulu. "Kalau freelance biasanya lebih fleksibel, jadi bisa ngatur jadwalnya. Sebisa mungkin tidak tabrakan sama aktivitas lainnya," tandasnya.(lin/cl/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember Selasa 27 Desember 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar