PRIHATIN dengan kekerasan yang kerap terjadi pada perempuan, Sri Sulistiyani tergerak untuk memperjuangkan hak kaum hawa tersebut.dia memilih untuk aktif dalam gerakan peduli perempuan(GPP) Jember. Tujuannya, untuk perempuan tidak hanya dijadikan warga kelas dua.
Bahkan, guru SMAN Balung Jember tersebut menjadi Ketua Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember.
Gagas Pasar Oline untuk Perempuan
Sekarang saya menggagas dan mendirikan grup WA perempuan jember yang beranggotakan 131 perempuan,"katanya kepada jawa pos radar jember.Wadah tersebut bakal digunakan untuk saling berbagi informasi dan pendidikan bagi perempuan.selain itu untuk mengadvokasi kasus kekerasan terhadap perempuan yang ada di Jember. Sebab, kasus tersebut terus terjadi setiap saat.
Sulis menambahkan,dirinya juga menggagas dan mendirikan Pasar Kita yang beranggotakan 167 perempuan. Tujuannya untuk menguatkan ekonomi perempuan."karena dengan menguatkan ekonomi perempuan bisa meningkatkan rasa percaya dirinya dalam mengambil keputusan,"terangnya.
Selain itu,juga bisa mencegah dan menurangi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sebab, seringkali KDRT terjadi karena masalah ekonomi."banyak perempuan yang masih belum mendapatkan haknya." aku sulis.
Selain karena banyaknya kekerasan pada perempuan,keterlibatan Sulis menjadi aktivis perempuan ingin memenuhi hak perempuan, mengurangi korban kekerasan."Sampai sekarang banyak perempuan belum merdeka."tuturnya.
Untuk itu, dirinya mengajak perempuan untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih baik,sejahtera dan merdeka. Karena masyarakat masih banyak yang menganut paham dan budaya patriarki."Bahwa perempuan adalah warga kelas dua, belum diakui sebagai subjek, masih di anggap sebagai objek jelasnya.
Posisi perempuan selalu ditempatkan di belakang sebagai pelengkap. Tidak boleh membuat keputusan sendiri, harus selalu melayani, selalu manut. Sehingga kalau dipukul suaminya, yang disalahkan selalu perempuan."Perempuan sama punya hak asasi, punya hak berpendapat,berpartisipasi. bisa hidup bahagia,sejahtera dan merdeka."pungkasnya.(gus/cl/har)
Sumber: Jawa Pos. Radar Jember Selasa 13 Desember 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar