Jumat, 17 Februari 2017

Jatuh Cinta Kepada Lingkungan


KENDATI masih tergolong muda, kepedulian Heni Nur Fitriana terhadap kondisi lingkungan dan sosial cukup tinggi.

Aktif Galang Dana untuk Duafa

Sejak duduk di bangku SMA, perempuan 21 tahun ini sudah terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan.



Kali pertama mengenal dunia konservasi dimulai pada 2011. Kala itu, temannya satu SMA ada yang aktif di ekstrakulikuler pencinta alam (PA). Iseng-iseng Heni ikut nimbrung.

Di awal keterlibatannya itu, Heni langsung jatuh cinta dengan alam. Dia lantas memutuskan untuk sepenuhnya aktif dalam komunitas pecinta alam tersebut. Dari situlah dia semakin terlibat aktif, tidak hanya berpetualangan dan menjelajahi hutan, melainkan juga dalam pelestarian hutan dan pantai. Menurut dia, kepedulian masyarakat sekarang terhadap kelestarian ekosistem hutan dan pantai masih sangat rendah. Yang paling tampak adalah banyaknya hutan mangrevo di pesisir pantai, khususnya wilayah Jember, yang rusak.

Untuk itu, dia bersama komunitasnya sesama pegiat lingkungan kerap mengajak dan memberi contoh keapada masyarakat pesisir pantai agar mulai peduli terhadap ekosistem pantai. "Dengan memberi contoh, masyarakat diharapakan bisa tergerak dan sadar," ujarnya.
Tak hanya lingkungan. Heni juga menaruh perhatian besar pada nasib kaum duafa. Bersama sejumlah aktivis lain yang dikenal melalui media sosial, dua tahun belakangan Heni aktif menggalang sumbangan yang disalurkan kepada kaum papa.

Untuk menjalani hidup, Heni berprinsip, berangkat dengan penuh keyakinan, lantas istikamah dalam menghadapi cobaan. Ia ingin seperti karang di laut yang tegar walau dihantam ombak. (was/cl/har)


Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 12 Desember 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar