MATSUBATUR Rohmaniah memilih berkarir sebagai presenter di JTV Bondowoso. Hal itu dilakukan sejak masih menjadi mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Setelah lulus, dia melanjutkan bakat jurnalistik yang ditekuninya.
Tak Suka Dandan Berlebihan
Perempuan kelahiran 29 September 1994 tersebut mengaku sudah aktif dalam beberapa kegiatan jurnalistik. Seperti aktif di Radio komunitas IAIN Jember, kemudian menjadi presenter radio swasta."Baru setelah semester V ditawari casting di JTV," katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Dari sana dia mulai berkarir menjadi presenter sampai sekarang.
Baginya, menjadi presenter merupakan pekerjaan yang mengasyikkan. Karena banyak pengalama yang didapatkan. Seperti informasi baru, teman baru dan tantangan baru.
Menurut dia, seorang presenter harus memiliki rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi yang baik. Karena selalu berhubungan dengan berbagai kalangan.
Seperti pejabat, politisi, akademisi dan lainnya. Presentera berdialog dengan mereka mengenai berbagai materi.
Sehingga,, dia dituntut untuk memahami persoalan yang sedang terjadi. Misal dialog tentang pendidikan, presenter harus memahami isi dari pembahasan dengan narasumber." Kalau tidak tahu materinya, dialog bisa tidak lancar," tuturnya.
Selain memiliki keterampilan, juga harus memiliki penampilan yang menarik. Sementara Maya sendiri tidak terluka suka tampil dengan dandanan yang berlebihan. Dia terbiasa dengan penampilan yang sederhana."Tetapi karena tututan kerja, harus mengimbangi," akunya.
Selain menjadi presenter, alumni SMAN 2 Lumajang itu juga mengembangkan bisnis online. Dirinya ingin menjadi seorang entrepreneur. Sehingga bisa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain."Bisnisnya masih ada kerudung dan alat kecantikan," tuturnya.
Maya ingin membuktikan kemampuan komunikasi yang dimilikinya, bahwa dia bisa menjadikan jualannya memiliki branding. Sehingga menjadi usaha yang sukses." Belajar bisnis online masih dapat dua bulan," pungkas alumni Fakultas Dakwah tersebut. (gus/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember, Minggu 13 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar