BUTUH modal keberanian dan tekad yang kuat untuk keluar dari pekerjaan yang selama ini dijalani dan berbisnis mandiri.Inilah yang dirasakan oleh Ari Susanti Andika Putri yang telah merintis usaha di bidang desain interior, khususnya wallpaper.
Bisnis ini sudah dia tekuni sejak dua tahun lalu. Sebelumnya, wanita yang akrab disapa Santi ini bekerja sebagai salah satu staf di perusahaan properti.
Ikut Turun ke Rumah Klien
"Di sini saya bekerja sekaligus mencari pengalaman dan menambah relasi," tutur ibu satu anak ini.Sembari bekerja, sesekali Santi juga menangani beberapa proyek khususnya di bidang desain interior. Dari sanalah dia mendapat banyak ilmu mengenai pemasangan wallpaper, termasuk klien dan pemasok produk yang dia pasarkan hingga ke luar kota ini."Kalau pemasarannya baru sampai ke Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember saja,"lanjutnya.
Sebagai salah satu pemain baru di bisnis wallpaper, banyak tantangan yang Santi hadapi di Lapangan. Untuk mempelajari tekniknya, wanita yang tinggal di kawasan Rambipuji ini kerap turun langsung ke rumah pelanggan dan mengawasi langsung prosesnya.
"Di lapangan ternyata banyak kondisi yang menantang misalnya masang wallpaper di dinding lembap, tembok yang mengelupas, sampai di sisi bangunan yang lebih dari dua lantai. Di sini saya sekaligus belajar dan mencari ilmu baru,"paparnya.
Meski demikian, alumnus Universitas Merdeka Malang ini tak keberatan walaupun harus jauh-jauh mendatangi rumah klien dan developer yang bekerja sama dengannya. Selain menambah ilmu, juga menambah relasi. Prinsip itulah yang selalu dia pegang .
"Kalau proses pemasangannya mungkin hanya satu dua hari, tetapi relasi bisa sampai bertahun-tahun," kata sulung dari tiga bersaudara ini.
Dengan turun langsung, kata dia, komplain yang mungkin muncul dari pelanggang bisa langsung teratasi tanpa harus menunggu lama. Sehingga pelanggan bisa merasa lebih puas dengan kualitas pelayanan Santi dan para krunya.
"Ini bagian dari kualitas pelayanan pelanggan, supaya semakin banyak yang datang ke kami untuk memesan dan memasang wallpaper," pungkasnya.(lin/cl/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 29 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar