SALAH satu kunci untuk menguasai Bahasa Inggris adalah tidak takut salah. Sehingga, selalu memiliki keberanian untuk mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya, belajar bahasa Inggris akan terasa lebih mudah.
Itulah yang dirasakan oleh Nina Hayuningtyas, dosen Laboratorium Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Rileks, Belajar Lebih Mudah
"Kunci pertama tidak boleh takut salah," Katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Maksudnya, saat sedang belajar Bahasa Inggris, tidak minder dan takut salah saat mencoba berkomunikasi.Sebab, kemampuan memahami percakapan bahasa Inggris harus dilakukan secara kontinyu. Yakni melalui praktek di lingkungan sekitar. Mulai dari rumah, lingkungan sekolah dan lainnya. Sehingga akan fasih dengan sendirinya.
Perempuan berkerudung tersebut menambahkan, kunci lainnya adalah tidak boleh menutup diri. Sebab, harus membiasakan diri mencoba meskipun seringkali mengalami kesalahan."Don't be afraid to make mistake,"tegas lulusan FKIP Bahasa Inggris Universitas Negeri Jember tahun 2005 tersebut.
Tak hanya itu, hal lain yang juga harus dibuang jauh adalah tidak mengatakan sulit dan tidak bisa. Sebab akan berpengaruh secara psikologis dan mindset seseorang. Akhirnya, tidak bisa menerima pelajaran yang diberikan dengan mudah."Mindset seperti itu tentu sangat merugikan kita,"akunya.
Setiap mengajar mahasiswa, perempuan yang akrab disapa Nina itu selalu berusaha menciptakan suasana yang rileks." Dengan suasana rileks, maka belajar menjadi mudah dan enjoy,"tambah ibu satu anak asal Jombang itu.
Kemudian, rasa percaya diri juga menjadi kunci penting dalam mempelajari bahasa Inggri. Sebab,akan semakin mudah berkomunikasi dengan lawan bicara. Tanpa rasa percaya diri, sulit untuk berkembang dan cakap menggunakan bahasa asing tersebut. (gus/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 27 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar