BANYAK yang masih takut dengan jarum suntik. Karena itu, mereka enggan donor darah. Namun tidak demikian dengan Vivin Wulandari.
Staf HRD (HUman Resource Development) di salah satu hotel berbintang di Jember ini justru keranjingan domor darah."Anjuran dokter,kan tiap tiga bulan sekali, baik jika kita mendonorkan darah," ujar gadis 23 tahun yang akrab disapa Vivin ini.
Awalnya Takut Jarum Suntik
Baginya, selain bisa membantu sesama, kegiatan donor darah juga membawa manfaat positif bagi pendonor. Vivin kerap kali ikut mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI)."Mungkin awalnya sedikit takut jarum,"ujarnya. Karena itu, begitu kantornya mengadakan acara donor darah, ia tak ragu untuk langsung ikut bergabung.Selama setahun terakhir ini, Vivin fokus bekerja di salah satu hotel berbintang di Jember. Menurutnya, dengan bekerja ia bisa memiliki waktu yang cukup dengan keluarganya."Sebagai HDR, jam kerjanya office hours. Mungkin repotnya kalau akhir bulan aja kita bikin laporan,"tutur putri tunggal pasangan Andri Kusdiono dan Minarsih ini. Selain jenis pekerjaan, Vivin merasa lingkungan pekerjaan saat ini juga membuatnya betah. (mgl/hdi)
Sumber: Jawa Pos Radar Jember, 26 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar