Imbau Penyalahgunaan Gadget
Sejak dulu di bangku kuliah, perempuan asal Dusun Sungai Tengah, Desa Manggisan, Tanggul, sudah bisa menghasilkan rezeki dari hobi main gadget. Apalagi saat itu, keahlian editing foto masih jarang."Ada upah yang didapat dari mainan gadget," akunya.Semakin mudah memperoleh alat canggih dengan harga relatif murah, menjadi peluang bisnis tersendiri baginya. Lulus kuliah di Fakultas IKIP Universitas Muhammadiyah Jember, membuatnya semakin terpacu menekuni dunia perjualan handphone canggih kelaran terbaru. Hasilnya pun menjanjikan.
Sekitar dua tahun menjadi pemasaran handphone canggih ternama, dia pun memilih berhenti. Sulung pasangan suami istri Adnan dan Nafi'ah itu memilih kembali ke kampung untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Khususnya keluarga miskin.
Keahlian mengoperasikan gadget, dijadikan bekal terjun menjadi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Dia pun mampu mengaplikasikan laporan hasil validasi, dari handphone canggih yang dimilikinya. Tidak perlu tambahan perangkat lain. (rul/cl/hdi)
Sumber Jawa Pos Radar Jember, 24 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar